DESA TUNTANG KEC.TUNTANG KAB. SEMARANG

: Jln. Fatmawati No. 113, Desa Tuntang Kecamatan Tuntang 50773 | : (0298) 3434740 | : pemdestuntang@gmail.com

PROFIL DESA TUNTANG

KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG

 

 

 

       Desa Tuntang merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang tepatnya di Jalan Raya Semarang-Solo KM 40, kode pos 50773. Masyarakat Desa Tuntang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dalam bermasyarakat. Hal tersebut terbukti banyak sekali agenda-agenda keagamaan meliputi pengajian, pondok pesantren, pendidikan TPQ dan lain sebagainya. Selain itu, Desa Tuntang memiliki empat sekolah dasar (SD N 1 Tuntang, SD N 2 Tuntang, SD N 3 Tuntang, SD N 4 Tuntang), dan satu Madrasah Ibtidaiyah. Di desa tersebut terdapat peninggalan dari zaman kolonial berupa stasiun, jembatan, dan pintu air PLTA.

 

Gambar 2. Stasiun Kereta Api Peninggalan Zaman Kolonial

       Desa Tuntang terdiri dari 6 dusun yaitu dusun Petet, Gading, Cikal, Daleman, Praguman dan Klurahan. Setiap dusun memiliki potensi kekayaan alam yang berbeda-beda.  Berikut ini uraian singkat tentang dusun beserta potensinya :

1.      Dusun Petet

 

Gambar 3. Peternakan Sapi

      Dusun Petet terdiri dari 8 RT, di dusun Petet masyarakatnya memiliki keahlian dan keterampilan mengerjakan sesuatu hal (tukang), petani, dan industri tekstil. Dusun Petet memiliki Potensi yaitu terdapat beberapa usaha meubel, usaha ternak sapi dan ada rumah produksi madu.Mata pencaharian utama masyarakat dusun petet yaitu bruuh tukang, buruh tani dan buruh pabrik tekstil. Dahulu dusun petet terkenal akan usaha peternakan sapinya yang sekarang sudah sangat menurun

 

2.      Dusun Gading

 

Gambar 5. Potensi Usaha Kerupuk di Dusun Gading

      Dusun Gading merupakan dusun yang berada dipusat wilayah desa Tuntang karena kantor kelurahan Desa Tuntang berada di dusun ini. Potensi kekayaan dusun ini adalah pembuatan kerupuk. Kerupuk yang terkenal di dusun ini adalah kerupuk kedelai. Terdapat pula berbagai macam olahan kerupuk lain seperti kerupuk singkong dan kerupuk rambak.  Banyak masyarakat di dusun ini yang mempunyai keterampilan mengolah bahan makanan. Selain produk olahan kerupuknya di dusun Gading juga memiliki kesenian yang bernama drumblek. Kesenian drumblek tersebut terbagi menjadi dua tingkat. Yaitu tingkat dewasa dan tingkat anak anak.

Gambar 6. Kerupuk Singkong

3.      Dusun Cikal

 

Gambar 7. Potensi pengusaha kerupuk di Dusun Cikal

Dusun Cikal merupakan dusun yang memiliki wilayah yang paling luas. Dusun ini terbagi menjadi 2 RW karena memiliki luas dan penduduk yang banyak, dusun tersebut yaitu RW 3 (Cikal Lor) dan RW 7 (Cikal Kidul). Potensi dusun Cikal adlaah memiliki lahan sawah dan perkebunan buah yang cukup luas.

Gambar 8.Sawah dusun CIkal

4.      Dusun Daleman

 

Gambar 8. Dusun Daleman

 

Gambar 9. Potensi Pohon Karet

                  Dusun Daleman merupakan dusun yang berbatasan dengan Desa Delik. Potensi kekayaan alam yang ada di dusun ini adalah pohon karet buah rambutan dan buah durian.

 

5.      Dusun Praguman

Gambar 10. Potensi Sektor Pertanian

      Masyakarat Dusun Praguman yang bertempat tinggal di pinggir jalan memanfaatkan wilayahnya untuk mendirikan usaha rumah makan, industri, dan bengkel. Sedangkan masyarakat dusun Praguman yang lainnya bermata pencaharian sebagai penjahit, dan petani.

 

 

 

 

 

 

 

6.      Dusun Klurahan

Gambar 11.  Gapura Dusun Klurahan

Gambar 12.  Potensi Tanaman Eceng Gondok

Dusun Klurahan merupakan dusun yang memiliki potensi kekayaan alam tanaman Eceng Gondok dan sebagian masyarakat dari dusun Klurahan berprofesi sebagai Nelayan. Dusun ini bersebelahan dengan Dusun Praguman. Banyak masyarakat dusun Klurahan yang menjemur tanaman enceng gondok untuk keperluan kerajinan tangan dan lain sebagainya.

ALBUM